SURAH AL
FAJR DAN TERJEMAHANNYA
Surat ini terdiri atas 30 ayat, termasuk golongan
surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Lail. Nama Al Fajr diambil dari kata Al Fajr yang terdapat pada ayat pertama surat
ini yang artinya fajar.
Pokok-pokok isinya:
Allah bersumpah bahwa azab terhadap orang-orang
kafir tidak akan dapat dielakkan; beberapa contoh dari umat-umat yang sudah
dibinasa kan; kenikmatan hidup atau bencana yang dialami oleh seseorang
bukanlah tanda penghormatan atau penghinaan Allah kepadanya, melainkan cobaan
belaka; celaan terhadap orang-orang yang tidak mau memelihara anak yatim dan
tidak memberi makan orang miskin; kecaman terhadap orang yang memakan harta
warisan dengan campur aduk dan orang yang amat mencintai harta; malapetaka yang
dihadapi orang- orang kafir di hari kiamat; orang-orang yang berjiwa
muthmainnah (tenang) mendapat kemuliaan di sisi Allah.
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah
lagi Maha Penyayang
MEREKA YANG MENENTANG NABI MUHAMMAD S.A.W.
PASTI BINASA SEPERTI UMAT-UMAT DAHULU YANG MENENTANG RASUL-NYA
1.
Demi fajar,
2.
dan malam yang sepuluh, Malam yang sepuluh itu ialah malam sepuluh
terakhir dari bulan Ramadhan. Dan ada pula yang mengatakan sepuluh yang pertama
dari bulan Muharram termasuk di dalamnya hari Asyura. Ada pula yang mengatakan
bahwa malam sepuluh itu ialah sepuluh malam pertama bulan Zulhijjah.
3.
dan yang genap
dan yang ganjil,
4.
dan malam bila
berlalu.
5.
Pada yang
demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) oleh orang-orang yang
berakal.
6.
Apakah kamu
tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum 'Aad?
7.
(yaitu)
penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi.Iram ialah ibukota kaum 'Aad.
8.
yang belum
pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain,
9.
dan kaum Tsamud yang memotong batu-batu besar di lembah,Lembah ini terletak di bagian utara
jazirah Arab antara kota Madinah dan Syam. Mereka memotong-motong batu gunung
untuk membangun gedung-gedung tempat tinggal mereka dan ada pula yang melubangi
gunung-gunung untuk tempat tinggal mereka dan tempat berlindung.
10.  nbsp;
dan kaum
Fir'aun yang mempunyai pasak-pasak (tentara yang banyak),
11.
yang berbuat
sewenang-wenang dalam negeri,
12.
lalu mereka
berbuat banyak kerusakan dalam negeri itu,
13.
karena itu
Tuhanmu menimpakan kepada mereka cemeti azab,
14.
sesungguhnya
Tuhanmu benar-benar mengawasi.
15.
Adapun manusia
apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan,
maka dia akan berkata: "Tuhanku telah memuliakanku".
16.
Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya maka dia
berkata: "Tuhanku menghinakanku".Maksudnya: ialah Allah menyalahkan orang-orang
yang mengatakan bahwa kekayaan itu adalah suatu kemuliaan dan kemiskinan adalah
suatu kehinaan seperti yang tersebut pada ayat 15 dan 16. Tetapi sebenarnya
kekayaan dan kemiskinan adalah ujian Tuhan bagi hamba-hamba-Nya.
17.
Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak
yatim, Yang dimaksud dengan tidak memuliakan anak
yatim ialah tidak memberikan hak-haknya dan tidak berbuat baik kepadanya.
18.
dan kamu tidak
saling mengajak memberi makan orang miskin,
19.
dan kamu
memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang
bathil),
20.
dan kamu
mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.
PENYESALAN MANUSIA YANG TENGGELAM DALAM
KEHIDUPAN DUNIAWI DI HARI KIAMAT
21.
Jangan
(berbuat demikian). Apabila bumi digoncangkan berturut-turut,
22.
dan
datanglah Tuhanmu; sedang malaikat berbaris-baris.
23.
Dan pada
hari itu diperlihatkan neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia,
akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya.
24.
Dia
mengatakan: "Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh)
untuk hidupku ini".
25.
Maka pada
hari itu tiada seorangpun yang menyiksa seperti siksa-Nya. Maksudnya: kekerasan azab Allah
sesuai dengan keadilan-Nya.
26.
dan tiada seorangpun yang mengikat seperti
ikatan-Nya.
PENGHARGAAN ALLAH TERHADAP MANUSIA YANG
SEMPURNA IMANNYA
27.
Hai jiwa
yang tenang.
28.
Kembalilah
kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.
29.
Maka
masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,
30.
masuklah ke dalam syurga-Ku.
Surat Al Fajr mengemukakan contoh umat yang
ditimpa azab dan beberapa sifat-sifat manusia yang tercela, serta menegaskan
kemuliaan yang diberikan Allah s.w.t kepada orang yang berjiwa tenang.
HUBUNGAN SURAT AL FAJR DENGAN SURAT AL BALAD
1.
Dalam surat Al
Fajr terdapat celaan kepada orang yang amat mencintai harta warisan dengan
campur aduk dan tidak membantu orang-orang miskin, sedang pada surat Al Balad
dijelaskan penggunaan harta yang terpuji di sisi Allah yaitu memerdekakan hamba
sahaya, memberi makan anak yatim dan anak-anak miskin.
2.
Pada akhir
surat Al Fajr manusia dibagi kepada ahli neraka dan ahli syurga. Sedang pada
surat Al Balad disebutkan bahwa manusia dibagi kepada golongan kanan dan
golongan kiri

0 komentar:
Posting Komentar